Penerapan Gaya Hidup Aktif dan Sehat Untuk Mencegah Malnutrisi
Penerapan gaya hidup sehat merupakan salah satu upaya penting untuk mencegah malnutrisi. Adapun beberapa bentuk penerapan gaya hidup sehat menurut WHO (2026) adalah sebagai berikut:
Mengonsumsi karbohidrat yang berasal dari biji-bijian utuh, sayuran, buah-buahan dan kacang-kacangan sekitar 45-75% dari total energi harian
Rutin mengonsumsi buah dan sayur
Minimal 400 gram setiap hari untuk anak berusia diatas 10 tahun.
Minimal 250 gram untuk anak 2-5 tahun
Minimal 350 gram per hari untuk usia 6-9 tahun
Mengonsumsi serat pangan alami berupa biji-bijian atau kacang-kacangan setiap hari
Minimal 25 gram untuk anak berusia diatas 10 tahun.
Minimal 15 gram per hari untuk anak usia 2-5 tahun
Minimal 21 gram per hari untuk usia 6-9 tahun
Membatasi konsumsi gula bebas hingga kurang dari 10% bahkan hingga 5% dari total kebutuhan energi harian.
Membatasi konsumsi lemak dengan mensiasati pengolahan makanan tersebut dengan cara dikukus atau direbus dan membatasi konsumsi makanan yang dipanggang dan digoreng serta makanan kemasan.
Membatasi konsumsi lemak jenuh kurang dari 10% dan lemak trans kurang dari 1%.
Memilih lemak tidak jenuh yang bersumber dari ikan, alpukat, kacang-kacangan dan minyak nabati.
Mengonsumsi protein sekitar 10-15% dari total asupan energi harian.
Membatasi konsumsi garam dan bumbu tinggi natrium misalnya kecap, saus ikan dan kaldu bubuk, tidak mengonsumsi makanan kemasan dan memilih produk dengan kandungan natrium yang lebih rendah.
Konsumsi garam tidak melebihi 5 gram per hari atau setara dengan 2 gram natrium per hari bagi orang dewasa dan bagi anak-anak dengan jumlah maksimum lebih sedikit.
Selain memperhatikan pola makan sehat, penerapan gaya hidup yang aktif juga perlu dilakukan untuk mendukung kesehatan dan membantu mencegah terjadinya malnutrisi. Adapun beberapa penerapan tersebut meliputi : (Gonçalves et al., 2025)
✅ Melakukan aktivitas fisik intensitas sedang hingga berat minimal 60 menit setiap hari, seperti berjalan kaki, berlari atau bersepeda
✅ Melakukan aktivitas yang memperkuat otot dan tulang paling sedikit tiga hari dalam satu minggu, misalnya melompat, senam atau permainan yang melibatkan gerakan aktif
✅ Melakukan aktivitas fisik ringan setiap hari seperti berjalan santai, membantu pekerjaan rumah atau bermain diluar rumah
✅ Membatasi waktu penggunaan layar (screen time) untuk keperluan rekreasi tidak lebih dari 2 jam per hari
✅ Mengurangi kebiasaan duduk dalam waktu yang lama dengan cara melakukan aktivitas ringan secara berkala
✅ Memenuhi kebutuhan tidur 9-11 jam per hari untuk anak usia 5-13 tahun dan 8-10 jam untuk remaja usia 14-17 tahun, dengan waktu tidur dan bangun tidur yang teratur setiap hari.